Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) mengecam tindak penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia (HAM), Andrie Yunus. Kesenian, selalu berdiri dekat dengan perjuangan kemanusiaan. 

Oleh karena itu, DKJ mengeluarkan pernyataan sikap terkait kekerasan terhadap Andrie Yunis. Berikut pernyataan sikap DKJ:

Pernyataan Sikap Dewan Kesenian Jakarta:

Usut Tuntas Tindak Kekerasan terhadap Andrie Yunus serta Solidaritas untuk Pejuang Hak Asasi Manusia

Dewan Kesenian Jakarta menyampaikan keprihatinan dan kemarahan yang mendalam atas tindak penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Kekerasan semacam ini tidak hanya melukai tubuh seseorang, tetapi juga melukai nurani publik, terutama ketika yang disasar adalah seseorang yang bekerja untuk memperjuangkan kemanusiaan.

Dalam sejarahnya, kesenian selalu berdiri dekat dengan perjuangan kemanusiaan. Dari panggung teater hingga kanvas, dari puisi hingga musik, seni lahir dari kepekaan dan keberanian untuk merasakan penderitaan orang lain dan untuk menolak ketidakadilan. Seni dan budaya berakar dari ekspresi, melalui ekspresi lah manusia bisa menyatakan respon terhadap kehidupan sekitar. Begitu pula dengan para pegiat kemanusiaan, mereka membantu kaum lemah untuk mengekspresikan kebutuhan akan pemenuhan akan hak-hak asasi. Karena itu, setiap serangan terhadap mereka yang menyuarakan kemanusiaan juga merupakan ancaman terhadap ruang kebudayaan itu sendiri.

Serangan dengan air keras adalah bentuk kekerasan yang keji dan dimaksudkan untuk menebarkan ketakutan. Ia mencoba mengirim pesan bahwa keberpihakan pada kemanusiaan bisa dibalas dengan teror. Air keras ditujukan untuk membawa cacat fisik permanen, yang bisa menjadi pesan atau teror permanen terhadap mereka yang mencari keadilan. Pesan semacam ini tidak boleh kita biarkan hidup di ruang publik kita dan ahrus kita kutuk karena kebiadabannya.

DKJ menuntut aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini, menemukan dan mengadili pelaku beserta pihak-pihak yang mungkin berada di baliknya, serta memastikan bahwa keadilan ditegakkan secara transparan. Negara memiliki kewajiban untuk menjamin keselamatan warga yang bekerja demi hak asasi manusia, serta menjaga agar ruang kebebasan berekspresi tetap terlindungi.

Kami juga menyampaikan solidaritas kepada Andrie Yunus dan KontraS, institusi tempat ia mengabdikan diri dalam memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia. Upaya-upaya yang dilakukan oleh para pembela HAM adalah bagian dari kerja kemanusiaan yang harus dijaga bersama.

DKJ mengajak komunitas seni, pekerja budaya, dan seluruh warga untuk berdiri dalam solidaritas: menjaga ruang kebudayaan tetap menjadi ruang ekspresi dan keberanian, bukan ruang pembungkaman dan ketakutan. Seni selalu mengajarkan kita bahwa kemanusiaan tidak boleh diserahkan pada kekerasan.

Karena itu, di saat-saat seperti ini, keberpihakan menjadi penting.

Bukan hanya untuk membela seseorang yang diserang, tetapi untuk menjaga agar suara kemanusiaan tetap hidup dan menjaga kita semua di dalamnya.

Jakarta,

Dewan Kesenian Jakarta

Sumber foto Andrie Yunus: Amnesty International