Halo Teman DKJ, Komite Film Dewan Kesenian Jakarta menggelar program Sayembara Menulis Kritik Film DKJ sejak tahun 2023 diselenggarakan bersama Yayasan Kineforum dan KAFEIN yang diikuti oleh 702 peserta. Tahun ini,  Sayembara kritik film dibuka per tanggal 30 Maret 2024  sampai tanggal 5 September 2024, dengan batas waktu di pukul 23.59 WIB. Karya-karya terbaik dapat dikirimkan melalui link https://bit.ly/SayembaraMenulisKritikFilm2024.

“Komite Film memandang penting untuk membangun platform guna meningkatkan percakapan dan obrolan sesama penggemar film, sekaligus diskursus kritis dan mengupayakan pengetahuan publik seputar sinema. Program ini juga menjadi wadah penulisan kritik film bagi publik dan pecinta film nasional untuk dapat memperkaya khasanah penulisan kritik film tanah air.

SYARAT DAN KETENTUAN UMUM

  1. Warga Negara Indonesia ( menyertakan KTP atau Kartu Pelajar atau Dokumen identitas lainnya, seperti paspor, SIM dll).
  2. Karya berupa tulisan kritik pada satu atau beberapa film Indonesia (film panjang/pendek dari berbagai genre dan tipe/jenis)
  3. Karya berupa tulisan kritik yang merupakan pembacaan atas gejala estetik dan tematis tertentu film Indonesia dari berbagai masa.
  4. Kritik film dalam bentuk tulisan sekitar 300 – 5000 kata bergaya populer dan ilmiah populer.
  5. Film yang menjadi subyek tulisan merupakan film Indonesia (tidak terbatas tahun produksi atau tahun tayang). Dalam tulisan kritik film tersebut, disertakan informasi medium menonton film yang dikritik.
  6. Peserta mengirimkan karya melalui tautan (link tautan) dan setiap peserta boleh mengumpulkan lebih dari 1 kritik film (1 karya 1 formulir).
  7. Kritik film yang dikirim adalah karya asli peserta, baik yang belum maupun sudah dipublikasikan di media apapun.
  8. Karya yang dikirim adalah karya asli peserta yang belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis dan dapat ditulis oleh tim (lebih dari 1 penulis).
  9. Kritik film menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, tanpa ada unsur pornografi maupun SARA yang mengarah pada diskriminasi dan intoleransi.
  10. 10 finalis terpilih bersedia menandatangani perjanjian pengalihan hak cipta tulisan ke Komite Film Dewan Kesenian Jakarta untuk proses publikasi.
  11. 10 finalis terpilih bersedia memberikan izin kepada Komite Film DKJ untuk menerbitkan dan mendistribusikan buku Kumpulan Tulisan Terbaik Kritik Film DKJ 2024, dalam format digital dan cetak.
  12. Pengumuman pemenang akan dilakukan di bulan Oktober 2024.
  13. Sayembara ini tertutup bagi anggota dan staf terkait DKJ serta tim juri seleksi beserta keluarga.
  14. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

Periode pendaftaran:

30 Maret 2024 – 5 September 2024 (pukul 23.59 WIB)

Apresiasi Karya:

  • Juara 1 : Rp 15.000.000
  • Juara 2 : Rp 12.000.000
  • Juara 3 : Rp 10.000.000

KRITERIA PENILAIAN SAYEMBARA KRITIK FILM

1. Kejelasan Berbahasa dan Gaya Penulisan

  • Kritik film menggunakan Bahasa Indonesia
  • Argumen disampaikan secara runut (terstruktur)
  • Alur pemikiran dalam tulisan dapat dipahami dengan mudah, dengan adanya transisi yang jelas dan koneksi yang logis
  • Gaya penulisan yang komunikatif, dan format populer atau ilmiah-populer
  • Direkomendasikan untuk memodifikasi tulisan berformat jurnal (misalnya, ada abstract, sitasi, dan catatan kaki) menjadi berformat esai populer atau ilmiah-populer
  • Penggunaan bahasa nonformal dapat dimaklumi apabila menggunakan gaya penulisan yang komunikatif dan efektif, yaitu:
  • Pilihan kata tepat
  • Kalimat lengkap (kalimat terdiri dari subjek dan predikat)
  • Isi jelas dan padat (tidak ada pengulangan ide)
  • Penggunaan tanda baca sesuai
  • Sedikit atau tidak ada kesalahan ketik dan tata bahasa (misalnya, “di” dipisah atau digabung).

2. Argumentasi dan Analisis Film

  • Merefleksikan pemahaman yang mendalam dan mengeksplorasi kompleksitas isu yang ditampilkan dalam film.
  • Penulisan didukung dengan menggunakan contoh/ilustrasi yang relevan dari film.
  • Penulisan didasari oleh konten film, seperti:
  • Eksplorasi pengembangan cerita, dialog, karakter, dan elemen narasi lain.
  • Estetika film dan elemen visual yang terkait narasi film, seperti desain set, kostum, visual effect, pencahayaan, dll.
  • Editing, sinematografi, penyutradaraan dan mise-en-scene.
  • Penulisan didasari oleh konteks film seperti unsur-unsur di luar film yang menjadi bagian dari pemaknaan dan pembacaan film (misal: konteks sosial, politik dan budaya).
  • Mengarah pada unsur sikap/pernyataan/pesan yang ingin disampaikan lewat film terkait isu sosial/politik/budaya atau genre/tema tertentu.