Akbar Yumni
Akbar Yumni merupakan kurator, dramaturg, periset, dan praktisi seni pertunjukan yang berbasis di Jakarta. Ia pernah menempuh pendidikan Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Malang dan Filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Ia juga mengikuti berbagai program pengembangan profesional, termasuk Curator Academy Theatre Work–Goethe Institut di Singapura dan program Akademi Impulse Theatre Festival di Jerman. Praktiknya beririsan dengan seni pertunjukan, film eksperimental, arsip, serta kajian lintas disiplin.
Dalam perjalanan profesionalnya, Akbar aktif dalam sejumlah komunitas dan lembaga seni, antara lain Forum Lenteng dan GPI (Garasi Performance Institute). Ia memiliki pengalaman sebagai periset di berbagai program kebudayaan, termasuk di Desantara Foundation serta Komite Seni Rupa dan Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta. Sebagai kurator dan programer, ia terlibat dalam Arkipel, Experimenta Film Festival Bangalore, India, Imajitari International Dance Film Festival, Festival Komunitas Seni Media, serta Djakarta International Theatre Platform (DITP). Ia juga menjadi juri dalam berbagai festival film dan teater di Indonesia.
Sebagai seniman dan dramaturg, Akbar mengembangkan praktik yang banyak memanfaatkan arsip, dan menggunakan reenactment serta kajian memori sebagai pendekatan penciptaan karya. Sejumlah keterlibatannya antara lain Menonton Turang (1957), Menonton Daerah Hilang (1956), Menonton Sedap Malam (1951), hingga kolaborasi dalam London Design Biennale dan berbagai proyek kolaborasi internasional di Asia dan Eropa.

