Dewan Kesenian Jakarta | Jakarta Arts Council

MENGINGAT-INGAT SANENTO YULIMAN (1941-1992) PAMERAN KARYA DAN ARSIP

Loading Events
This event has passed.

Sanento Yuliman Hadiwardoyo merupakan salah satu kritikus seni rupa sekaligus esais terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Sanento mengambil pendidikan tingginya di studio seni lukis, Fakultas Seni Rupa, ITB, dan menyelesaikan gelar Doktoral di Ecole des Hautes en Sciences Sociales (EHESS) Paris, dengan disertasi yang berjudul “Asal Mula Seni Lukis Kontemporer Indonesia: Peran S. Sudjojono (Genese De La Peinture Indonesienne Contemporaine: Le Role De S. Sudjonono).

Selain kritikus, pada tahun 1968 dirinya menulis sebuah puisi berjudul “Laut” yang kemudian mendapat penghargaan dari majalah sastra Horison masih di tahun yang sama, esainya yang berjudul “Dalam Bayang Sang Pahlawan” juga mendapat penghargaan dari majalah Horison.

Sebagai kritikus seni rupa, Sanento aktif menuangkan pandangan-pandangan yang penting tentang seni rupa di Indonesia, diantaranya: Mencari Indonesia dalam Seni Lukis Indonesia (1969), Perspektif Baru (1975), Apresiasi Seni Lukis: Jika Cakrawala Diperluas (1981). Sanento juga menulis beberapa buku, diantaranya: Seni Lukis Indonesia Baru: Sebuah Pengantar (1976, terbitan Dewan Kesenian Jakarta).

“Mengingat-ingat Sanento Yuliman (1941-1992) – Pameran Karya dan Arsip” dikuratori oleh Danuh Tyas Pradipta dan Hendro Wiyanto.

Pameran ini berupaya mengingat apa saja yang sudah dikerjakan Sanento Yuliman sebagai esais dan kritikus seni rupa, serta menampilkan kembali khazanah yang terutama bersumber dari naskah dokumentasi Saneto Yuliman, dokumentasi arsip Dewan Kesenian Jakarta, kolega seniman dan Perpustakaan Nasional Indonesia yang telah banyak menyemai pemikiran untuk mendorong lahirnya gagasan-gagasan kritis terhadap seni rupa.

Pameran dibuka oleh Goenawan Mohamad.
Pada malam pembukaan juga akan diluncurkan  3 Buku Seri Wacana Seni Rupa:

1. Dari Pembantu Senilukis Kita: Bunga Rampai Esai dan Kritik Seni Rupa
Oei Sian Yok (1956—1961)

2. Rumpun dan Gagasan: Bunga Rampai Esai dan Kritik Seni Rupa 1969—2019 oleh Bambang Bujono

3. Estetika yang Merabunkan: Bunga Rampai Esai dan Kritik Seni Rupa 1969—1992 oleh Sanento Yuliman

Malam Pembukaan dan Peluncuran Buku Seri Wacana Seni Rupa
Rabu, 11 Desember 2019
Pukul 19.30 WIB
Galeri Cipta II, TIM, Jakarta

Pameran
12 Desember 2019 s.d 15 Januari 2020
Pukul 10.00 – 20.00 WIB
Galeri Cipta II, TIM, Jakarta

Kalian bisa menyaksikan ragam karya maupun arsip Sanento Yuliman dalam Pameran “Mengingat-ingat Sanento Yuliman (1941 – 1992) — Pameran Karya dan Arsip” yang akan berlangsung mulai 11 Desember 2019 hingga 15 Januari 2020 di Galeri Cipta II, TIM, Jakarta. Setiap hari, mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB.

Mari hadir dan saksikan langsung bagaimana sebuah kritik seni rupa dapat membawa sebuah karya atau seniman menjadi “Maestro” seni rupa Indonesia.

Seluruh rangkaian pameran terbuka untuk umum dan tidak memungut biaya (GRATIS)

Leave A Comment