Dewan Kesenian Jakarta | Jakarta Arts Council

Festival Teater Jakarta 2015: Pelatihan Tata Cahaya

Loading Events
This event has passed.

Festival Teater Jakarta (FTJ) ke-43 tahun 2015 ini akan diselenggarakan mulai 30 November sampai 10 Desember 2015 dengan mengusung platform tema “Menata Laku, Menata Panggung” dengan subtema “Teater dan Cahaya”.  Tema ini menjadi penting karena di ranah seni pertunjukan, tata cahaya sebagai artistik panggung menjadi salah satu elemen utama. Peran tata cahaya menjadi penunjang terwujudnya satu kesatuan utuh sebuah pementasan yang baik, bernas dan inovatif.

Tahun 2015 ini pun dinobatkan sebagai tahun cahaya dan teknologi berbasis cahaya  oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Cahaya memainkan peran vital dalam kehidupan kita sehari-hari dan digunakan dalam berbagai disiplin sains pada abad ke-21. Teknologi berbasis cahaya telah merevolusi di berbagai lini kehidupan, meningkatkan komunikasi internasional melalui Internet, dan semakin penting dalam menghubungkan aspek-aspek budaya, ekonomi, dan politik masyarakat global.

Mengingat pentingnya tema cahaya yang dilatarbelakangi oleh  peran dan fungsinya di panggung teater, FTJ mewacanakan tata cahaya melalui Workshop Tata Cahaya. Pelatihan ini akan menghadirkan pemateri Sonny Sumarsono, salah satu penata cahaya mumpuni yang telah berkiprah di berbagai panggung pertunjukan nasional dan internasional. Sedangkan peserta aktifnya adalah para penata cahaya dari 17 kelompok teater peserta FTJ 2015.

Pelatihan Tata Cahaya ini diadakan pada
Minggu s.d. Selasa, 22 – 24 November 2015
10.00 – 16.00 WIB
Di Ruang Pleno Dewan Kesenian Jakarta dan Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM)

Pelatihan Tata Cahaya ini menawarkan pengetahuan praktis mengenai cahaya dan penggunaannya dalam pertunjukkan. Ditujukan untuk teknisi pertunjukan, penata cahaya, sutradara dan para pemain profesional ataupun yang tengah menempuh studi.

Pelatihan ini mencoba menganalisis faktor yang memungkinkan penggunaan cahaya secara efektif disesuaikan dengan aspek teknik dan artistiknya. Metode pelatihannya lebih ditekankan pada praktik yang mendorong kreativitas sebagai inti konsepsi cahaya yang diterapkan sesuai dengan gerakan dan ruang panggung. Tujuan dari pelatihan ini adalah mengidentifikasi dan mengenali penggunaan cahaya dalam seni plastis. Mengenali cahaya sebagai pusat / tujuan dari proyek artistik dan menguasai aturan / teknik pencahayaan.

Leave A Comment

Go to Top